Indah Pada Waktunya
Tampilkan postingan dengan label Forum Keadilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Forum Keadilan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juli 2013

Menteri Kulit Hitam Italia Pertama Dihina Mirip Orangutan

Hinaan menteri kulit hitam pertama Italia


TRIBUNNEWS.COM, MILAN - Wakil Presiden Senat Majelis Tinggi Italia, yang juga merupakan pemimpin anti-imigran Partai Liga Utara, Roberto Calderoli, didesak mengundurkan diri setelah menjuluki Menteri Imigrasi Italia, yang berkulit hitam, Cecile Kyenge, sebagai orangutan.
Roberto membuat pernyataan itu dalam rapat umum Partai Liga Utara.
"Ketika saya melihat gambar Kyenge dia memiliki kemiripan dengan orangutan," ujarnya, seperti diberitakan oleh Dailymail, Senin (15/7/2013).

Namun Roberto membela diri, ia mengatakan, pesan itu ia sampaikan dalam ranah politik, di mana dimaksudkan untuk mengkritik kebijakan Kyenge.
"Saya tidak bermaksud menyinggungnya dan jika Menteri Kyenge tersinggung saya minta maaf, tapi komentar saya dibuat dalam ranah politik yang lebih luas yang mengkritik menteri dan kebijakannya," katanya.
Setelah mendapat kecaman luas oleh media internasional, akhirnya Roberto bersedia meminta maaf secapa pribadi kepada Kyenge. "Dia telah melakukan terbaik menjadi menteri, tapi mungkin ia harus melakukannya di negara sendiri," katanya.

Kyenge, merupakan seorang dokter kelahiran Kongo dimana ia telah tinggal di Italia sejak tahun 1983. Wanita yang diangkat menjadi menteri pada bulan April, menolak mengomentari ucapan Roberto.
Perdana Menteri Italia, Enrico Letta berang mendengar celaan Roberto. Ia mengatakan hinaan tersebut tidak dapat diterima dan melampaui segala batas. Sejumlah menteri di kabinet Enrico juga menuntut Roberto mundur dari senat. (dailymail)

Sabtu, 13 Juli 2013

Seorang Bayi Ditusuk 90 Kali Oleh Ibunya







Beruntung, mungkin itulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi Xiao Bao, bayi laki-laki berusia 8 bulan di Cina. Ia masih bertahan hidup walau mendapat 90 tusukan di wajah.

Cerita sadis ini datang dari Xuzhou, provinsi Jiangsu, Cina Timur. Paman Xiao Bao menemukan bayi montok itu terbaring di depan rumah bermandikan darah. Ia pun langsung membawa keponakannya yang malang itu ke rumah sakit.

Seperti dilansir Dailymail, ibu Xiao Bao mengaku ialah yang menusuk anaknya berkali-kali. Alasannya? Xiao Bao menggigit sewaktu disusui. Akibat kekejaman ibunya sendiri, Xiao Bao mendapatkan 100 jahitan lebih untuk menutupi lukanya. Kini kesehatannya sudah pulih, hanya saja bekas tusukan masih tampak jelas di sekujur wajah.

Para tetangga sudah meminta pemerintah untuk mencabut hak asuh Xiao Bao dari ibunya, tapi permintaan itu ditolak. Alasannya tak ada bukti bahwa ibu Xiao Bao mengalami kelainan jiwa yang bisa membahayakan anaknya.

Dikutip dari Telegraph, menurut data tahun 2009, ada 173 juta penduduk Cina yang mengalami gangguan mental tapi tak pernah mendapat penanganan secara profesional.

Selasa, 11 Juni 2013

Frans Magnis Ragukan Peran Pemerintah dalam Toleransi Beragama

Metrotvnews.com, Jakarta: Tokoh agama Katolik, Frans Magnis Suseno meragukan peran pemerintah dalam toleransi umat beragama di Indonesia. Menurutnya, pemerintah belum bisa membuat legislasi yang menciptakan masyarakat toleran.

Selama ini, lanjut Magnis, peran negara dalam toleransi beragama hanya ungkapan semata. Ia mencontohkan nihilnya peran agama dalam kasus yang mendera jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia.

"Mahkamah Konstitusi (MK) sudah bicara dan ini dibaikan oleh Presiden. Artinya, negara membiarkan hukum. Sekarang pilih mana, alternative hukum atau otot?" ketus Magnis dalam dialog pilar negara yang bertemakan 'Toleransi Umat Beragama' di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (10/6).

Sehubungan dengan itu, pihaknya juga mengaku marah dengan diberikannya penghargaan World Statesman dari lembaga internasional Appeal of Conscience Foundation (ACF) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di New York, Amerika Serikat, beberapa waktu yang lalu. (AN)